Cara Konvert dan Gabungkan Subtitel dalam File Video (Hardsub) Secara Mudah | Tutorial Software Hybrid



ZDNDROID - Sebelumnya saya sudah membagikan cara untuk menggabungkan subtitel dengan file video secara softsub, yang artinya bisa dilepas dan pasang. Namun, sesuai permintaan beberapa dari kalian, kali ini saya akan membagikan untuk cara membuat versi hardsubnya.

Dalam langkah-langkah ini, selain membuat hardsub tapi juga ada langkah-langkah untuk mengubah resolusi dan bitrate video serta audionya juga. Jadi bisa dibilang ini adalah Tutorial Dasar untuk software yang akan digunakan ini.

Lalu apa sih software yang dibutuhkan? Nah, untuk melakukan ini, kalian perlu software yang namanya Hybrid ( bisa diunduh secara gratis di https://www.selur.de/downloads ). Software bisa dibilang tergolong ringan bagi saya, awalnya saya memakai FormatFactory untuk membuat hardsub dan encode video, dan itu memakan waktu yang sangat lama. Yah memang sih, cepat atau lamanya proses ini, bergantung pada spesifikasi perangkat yang kita pakai. Meski begitu, ketika saya memakai software Hybrid ini prosesnya tidak terlalu lama dan hasilnya pun memuaskan. 

Saya mengetahui software ini pas munculnya situs Moencode, yang mana mereka adalah fansub yang menyajikan anime dengan ukuran yang jauh lebih kecil dibanding fansub lain, dengan encode x265, dan mereka sampai membagikan script dan tutorialnya.

Tapi untuk artikel ini, saya hanya akan memberikan dasar-dasarnya saja meliputi bitrate, resolusi, audio dan subtitel saja yang akan diatur. Oke, langsung saja simak langkah-langkah di bawah ini:


1) Pastikan kalian sudah menginstal software Hybrid, kemudian jalankan, maka akan muncul antar-muka seperti ini. Lalu klik ikon folder untuk memilih file videonya.



2) Buka direktori di mana file video yang kalian inginkan berada, lalu klik opsi Open.



3) Pastikan centang opsi Subtitle dan untuk Audio pilih "Custom", bagian Video biarkan saja pakai x264.



4) Pergi ke opsi x264, dan di dalamnya terdapat pilihan "Target Size" dan "Bitrate", kalau kalian ingin kustom ukuran videonya bisa pilih "Target Size" sementara "Bitrate" untuk pilihan kustom bitrate. Perlu diketahui bahwa semakin, kecil bitrate, semakin kecil pula ukuran videonya, tapi konsekuensinya, kualitas videonya bakal menurun dan pixelnya pecah.



5) Pada opsi "Crop/Resize" kalian bisa mengkustom resolusi videonya, sebagai contoh saya ingin mengubah resolusi video yang awalnya 1080p menjadi 720p dengan mengisi opsi Target Resolution dengan ukuran 1280x720.



6) Lalu buka opsi Subtitle dan pilih file subtitel yang ingin diimport.




7) Jika ingin membuat hardsub, pastikan centang opsi "Embed subtitle in frame" setelah itu klik ikon plus.



8) Beralih ke opsi audio karena tadi pilih audio custom. Pada opsi bitrate kalian bisa pilih bebas, dan ingat semakin tinggi bitrate maka ukuran audionya juga makin besar, jangan lupa klik ikon plus.



9) Ketika semuanya sudah siap, maka tinggal pilih kemana filenya akan disimpan dengan memilih ikon folder. Dan untuk format outputnya kalian bisa klik menu "Default container" entah mau mp4 ataupun mkv, bebas.



10) Nah pilih deh direktori dimana file videonya akan disimpan > Save.



11) Satanya mulai dengan mengklik ikon orang yang sedang memakai sekop.



12) Untuk prosesnya, bisa kalian pantau di menu Jobs.


 

Perlu diingat, bahwa cepat lambatnya proses ini tergantung pada file videonya dan juga spesifikasi perangkat yang kalian pakai. Nah, bagaimana? Mudah sekali bukan untuk memakai software Hybrid ini? Jangan lupa bagikan, jika dirasa bermanfaat, ya!

Post a Comment

0 Comments